Jomblo 101

Halo, jomblowan dan jomblowati!

Buat kalian yang nge-click artikel ini karena kalian udah atau hampir jomblo tiga tahun di Sinlui, *high five*!

Memang ya, banyak banget cobaan buat kita-kita yang masih aja jomblo di Sinlui. Mulai dari yang pacaran di pohon cinta, di depan kelas sampai yang di dalam kelas. Istirahat mau ke kantin beli baked potato aja harus papasan sama selusin orang pacaran. Pulang sekolah, udah lega, buka instagram, eh, isinya orang pacaran lagi! Belum lagi lihat mereka yang gonta-ganti pacar dalam frekuensi lebih sering daripada ulangan harian di sekolah. Pernah gak sih galau karena kepikiran ‘kenapa dari sekian banyak, aku gak pernah dapet satu pun ya?’ terus akhirnya galau sendiri sambil nonton video nikahnya Hamish Daud – Raisa, terus akhirnya tambah galau lagi.

Eits, jangan bersyedih, guys. aku yang sudah first-handly experience  berjomblo tiga tahun di Sinlui, bakal kasih tau tips and tricks survive di Sinlui menyandang status JOMBLO.

  1. Teman deket. SMa itu waktunya cari temen dan koneksi sebanyak-banyaknya, guys. Memang, pengalaman kita sama temen deket akan jauh beda dibandingin pengalaman kita kalau pacaran. Tapi, bukan berarti kita gak bisa bahagia. Inget, “sma adalah masa-masa paling indah,” kata mama-mama kita semua. Makanya, tiga tahun itu gak boleh kita habisin cuma buat bergalau-ria membayangkan seandainya kita punya pacar. Belajar dari mama-mama yang pernah kutemui, mereka semua sekarang kangennya sama temen segerumbulannya kok, bukan sama mantan-mantannya saat sma.
  2. Love yourself firstIt might sound cheesy, but it’s true. Gak jarang, kita pengen punya yang namanya pacar bukan karena kita butuh. Beberapa dari kita pengen punya pacar cuma sekedar untuk divalidasi kalo kita itu lovable, pengen punya seseorang yang peduli sama kita. apalagi cewek-cewek, siapa sih yang ga suka diperlakukan kayak Milea? Siapa sih yang gak pengen punya Dilan? Ketika kita butuh orang lain untuk yakin kalau kita itu pribadi yang okethat just means you’re still insecure. Cintai dulu diri kita sendiri, baru kita siap mencintai orang lain.
  3. Explore yourself furtherUmur kita masih belasan, guys. Menikah itu masih lama banget. Sementara waktu, sambil menunggu yang sudah kita tunggu-tunggu selama hidup kita (read: pacar), lakukanlah hal-hal yang membuat diri kita menjadi pribadi yang lebih baik dulu. apa bakatmu? apa hobimu? Kalau aku, aku hobi make up. Gak jarang sih, aku dibilang nipu kek, atau sekedar dikatain karena suka make up kemana-mana. Tapi, di waktu-waktu luangku, aku sering ambil job dan dapet uang di usiaku yang belum sampai 17 tahun. aku pernah pacaran sih, sekali waktu SMP. Waktuku saat itu bener-bener tersita untuk pacaran. Sekarang, menurutku, aku bisa memanfaatkan waktu-waktuku yang tersisa dan menjadi pribadi yang lebih baik, kok. Tentunya, tanpa dibantu yang namanya pacar. Bukan mustahil, berkembang bersama dengan pasangan. Bukan mustahil juga bertahan sendirian sementara waktu.
  4. Orang tuaKadang kita terlalu sibuk mikirin pacar sampai kita lupa kalau yang selalu mikirin kita balik itu mama papa kita. Mereka yang selalu ada, kadang malah berada di prioritas ke-sekian dibandingkan pacaran. Habiskan waktu-waktumu bersama orang tua. Nanti, akan datang sendiri kok saatnya untuk pacaran. Ingat, semua itu sudah ada jalannya.
  5. You’ll find many more seasGak pacaran itu gak selalu berarti gak laku, guys. Ingat, jumlah penjualan mobil Ferrari jauh lebih lambat daripada avanza. Hehehe. No, seriously though. Setelah ini, kita masih bakal masuk kuliah. Ketemu banyak orang yang jauh lebih beranekaragam daripada temen-temen kita sekarang. Kalau Sinlui ibarat laut, dan kamu kelelahan karena gak bisa dapet ikan, jangan lupakan satu hal: habis ini, kalian akan pindah ke laut yang lain. Hanya karena di Sinlui gak ada yang cocok sama kamu, bukan berarti kamu bisa men-generalisasikan hal itu. Memang, butuh pergi ke lautan yang luas untuk ketemu seekor paus biru. Kalau cuma cari ikan mas, di akuarium aja mah ada. 

Jadi, kesimpulannya, punya pacar atau nggak, itu perpaduan antara nasib dan pilihan. Nggak punya pacar bukan berarti nggak bahagia, dan punya pacar bukan berarti bahagia. Kalian tahu apa yang berarti bahagia? Kalau kita bisa bangun setiap pagi dan bersyukur akan apa yang kita miliki. hehehe.

Hayo, yang jomblo dan happy, mana suaranya? Comment di bawah yaa!

17 thoughts on “Jomblo 101

  1. Reply
    Jennifer - November 24, 2017

    Trueee setuju banget !

  2. Reply
    Caitlyn - November 24, 2017

    aku jomblo dan happy!!

    1. Reply
      elainesuwondo - November 26, 2017

      Hehehehe SAMA

  3. Reply
    Audrey - November 25, 2017

    Bener banget nih!!

  4. Reply
    siella - November 25, 2017

    gue banget nih

  5. Reply
    Rahasia - November 25, 2017

    Yah beginilah curahan hati yang kering kerontang saudara-saudara

  6. Reply
    Rakyat di A7 - November 25, 2017

    Memang repot ya kalau jadi wanita. Enakan jadi pria. Pria jomblo karena tidak memilih, wanita jomblo karena tidak ……

    1. Reply
      felixs - November 25, 2017

      ada yg milih?

      1. Reply
        elainesuwondo - November 26, 2017

        thankyou feedbacknya:)

  7. Reply
    celine - November 25, 2017

    EMANG BENER, OMONGAN CEWE SELALU PERSUASIF.😅😅😅

  8. Reply
    amm - November 25, 2017

    kasi tips & tricks biar ga jomblo juga dongg..

    1. Reply
      elainesuwondo - November 26, 2017

      Maaf kalau itu saya ga bisa bantu sampai sekarang:) mungkin bisa tanya ke author yang lain:)

  9. Reply
    Leon Sutanto - November 25, 2017

    setuju sekali

  10. Reply
    christinedavina - November 25, 2017

    Cie yang jomblo

    1. Reply
      Athena Dea - November 25, 2017

      yah kamu 🙁

  11. Reply
    gabyaileen - November 25, 2017

    stuju banged , gara2 artikel ini ntah knapa gue jadi lebih hepi jadi jomblowati haha

  12. Reply
    regine budi - November 27, 2017

    lu cocok deh jadi editor majalah remaja gadis gitu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top